Lampu
power tidak menyala tetapi kipas power supply tidak bekerja
Masalah : Kecurigaan pertama tentu harus
dialamatkan pada sumber listrik itu sendiri. Kadangkala, listrik yang
bervoltase terlalu rendah juga membuat PC diam seribu bahasa ketika diberikan
daya padanya.
Solusi : Pastikan bahwa tersedia suplai
listrik dan jala-jala listrik. Gunakan multimeter atau test pen untuk menguji
ketersediaan suplai listrik di tempat colokan. Sementara, tegangan yang
terlampau rendah hanya bias diatasi dengan memasang UPS atau stabilizer. Bila
listrik normal, periksa seluruh jalur kabel yang menghubungkan power supply
pada PC ke jala listrik. Untuk amannya, bila PC Anda ada di rumah, nyalakan
computer pada waktu siang hari ketika voltase jaringan listrik belum berada
pada puncak. Beban puncak listrik menyebabkan voltase turun, dan ini biasanya
terjadi pada waktu sore atau malam hari. Untuk memeriksa power supply lewat
cara praktis, Anda bias menghubungpendekkan jalur kabel pada power supply lewat
lubang di ujung kabel menggunakan kawat pendek. Atau, Anda juga bias
menggunakan multimeter.
Monitor tidak mau menyala
Penyebab :
Pada saat proses booting komputer, tombol power yang
terdapat pada monitor sudah ditekan tetapi monitor tetap gelap dan tidak mau
menyala.
Solusi :
Ø Pastikan bahwa tombol power dalam
keadaan ON. Jika lampu indikator tidak menyala, lihat kabel power baik pada
monitor maupun yang ke arah outlet listrik.
Ø Pastikan bahwa pemasangan sudah benar.
Apabila tetap tidak menyala, gantilah dengan kabel power lain. Jika lampu
indikator pada monitor hidup dan berwarna orange atau berkedip-kedip, cek kabel
video yang menghubungkan monitor dengan CPU apakah sudah terpasang dengan baik
dan benar.
Ø Pastikan sudah terpasang dengan
benar. Apabila dengan pengecekan di atas masalah ini tetap tidak teratasi
berarti ada problem pada sinyal video board adapter CRT.
Komputer
Sering Restart Sendiri
1.
Prosesor kepanasan
Ketika komputer bekerja dengan keras
mungkin lagi membuka banyak aplikasi secara bersamaan, maka prosesor yang
dikatakan sebagai otak ini akan bekerja extra keras, nah didalam prosesor ini
terdapat system untuk menyelamatkan prosesor itu sendiri ketika dalam kondisi
temperatur tertentu dengan merestart komputer tersebut
Cara
Mengatasinya:
a. Anda bisa mengecek temperatur komputer pada
BIOS,atau anda bisa menggunakan program untuk mengecek temperatur dari komputer
seperti CPUID
b.
Anda cek untuk bagian Fan Prosesor, apakah
perputarannya pelan, karena jika perputarannya pelan maka temperatur prosesor
akan mudah panas dan otomatis komputer restart, anda bisa menyemprotkan cairan
anti karat dibagaian dinamo dari fannya yang seperti biasanya saya lakukan :D
c.
Anda lihat apakah pada sirip sirip pendingin prosesor
tersebut itu banyak debu debunya yang mengakibatkan temperaturnya mudah panas .
d.
Sudah keringannya pasta prosesor yang ada diatas
prosesornya, ini juga yang akan menyebabkan prosesor cepat panas, anda bisa
memberikan pasta prosesor biasanya disebut iso thermal, atau bisa pakai cara
yang lebih extrem pakai pasta gigi cara ini juga bisa cuma tidak disarankan
karena lama lama akan mengalami penggumpalan ketika lama digunakan.
2. Power Supply
turun daya
Hal
seperti ini biasa sangat sering terjadi kawan, biasanya seperti ini ketika
menyalakan komputer, pada waktu bios loading windows itu komputer bisa berjalan
normal, tetapi ketika masuk ke windows yang terjadi adalah komputernya restart,
apa yang terjadi ?
logikanya seperti ini, ketika komputer masuk ke bios dan loading windows itu
daya listrik yang diminta masih belum banyak, tetapi ketika masuk ke dalam
windows pastinya banyak program yang dijalankan dan pastinya akan meminta
asupan listrik yang cukup banyak, dan ketika power suply sudah menurun dayannya
yang terjadi power supply tidak dapat memberikan permintaan listrik ke komputer
akhirnya ngerestart kan kawan, cukup masuk akal lah, jadi sebaiknya untuk
keperluan komputer saat ini anda bisa pakai yang 500 watt saja kawan .
3.VGA rusak
Jika anda yang pakai VGA Card anda bisa juga untuk
mengecek komponen yang satu ini, beberapa vga card yang ada kipasnya, bisa anda
lihat kipasnya itu mungkin pergerakannya melambat mungkin karena kotor, bisa
anda bersihkan hal ini juga berpengaruh kawan.
4. Kerusakan Di Harddisk
Ada kemungkinan juga ada badsector
di harddisk anda yang menyebabkan komputer anda tidak maksimal dalam pembacaan
data yang menyebabkan komputer restart, lalu bagaimana cara mengatasinya? anda
bisa melakukan checkdisk atau melakukan defragment pada harddisk anda.
5. Ram Rusak
Kemungkinan juga bisa terjadi,
karena ketika ram dalam keadaan rusak maka komputer dalam menjalankan program
tidak bisa maksimal yang menyebabkan komputer akan melakukan restart, atau
malam di beberapa contoh permasalahan ketika ram rusak komputer tidak akan bisa
menyala,coba untuk mengganti ram anda atau mungkin membersihkan ram anda dengan
cara membersihkan bagaian kuningannya dengan penghapus pensil.
6. Kabel Harddisk tidak stabil
Biasanya terjadi di harddisk dengan
kabel sata, ketika kabel datanya rusak atau kurang berfungsi, maka komputer
akan bisa restart, bagaimana bisa terjadi seperti berikut ini, menurut
pemikiran yang saya tangkap ketika si komputer booting dios dia punya batas
maksimal loading, jadi ketika kabel yang digunakan kurang maksimal dalam
penyampaian data yang bisa menyebabkan loading yang lama dan akhirnya bisa
restart itu komputer
7. Lonjakan Listrik penyebab
komputer restart
Lonjakan listrik yang secara tiba
tiba terjadi bisa membuat komputer anda restart karena permintaan listrik yang
diminta komputer tidak terpenuhi, saya sarankan untuk menggunakan si Stavolt
untuk komputer anda untuk mengatasi ketika lonjakan listrik ini.
8. fatal error
Ya keterangan fatal error juga sering kita temui
ketika anda sedang bermain komputer, dan setelah itu komputer akan restart
otomatis ?apa salah komputernya ? kok tiba tiba si layar jadi warna biru BSOD
(Blue Screen Of death) nah bagaimana cara mengatasinya? Fatal Error ini terjadi
ketika system terjadi kerusakan, jadi saran saya repair saja system anda atau
install ulang, jika tidak maka yang terjadi tetap seperti itu.
9 . Hardware atau software Yang
rusak ?
Yang terakhir ini cara terpenting
yang bisa cukup ampuh untuk mengetahui apakah yang rusak ketika komputer
restart itu, si hardware atau software?
ketika komputer nyala pertama kali, anda tekan f2,atau del(tergantung merk
motherboard) dengan otomatis masuk bios, nah ketika masuk bios itu tunggu 5
menit, jika komputer anda restart, berarti yang rusak adalah dibagaian
hardware, tetapi jika tetap nyala dan ketika anda masuk ke windows normal
komputer restart , berarti yang rusak itu softwarenya
Kerusakan
Pada Harddisk
Kasus:
Komputer tidak mau booting, Setelah memasang hard disk yang baru,
komputer tidak mau booting dan tidak ada pesan kesalahan yang muncul pada
layar monitor.
Solusi:
1. Matikan komputer, buka casing komputer dan lepaskan hard disk dari
casing, dengan terlebih dahulu melepaskan skrup yang
terpasang pada
hard disk.
2. Pastikan jumper yang terpasang pada hard disk, posisinya sudah benar.
3. Pasang kembali hard disk dan Remount your drive in the computer dan
tutup/pasang kembali tutup pada casing komputer.
4. Masukkan disket bootable pada drive A dan hidupkan komputer.
Jalankan program Disk Manager dengan cara masukkan disket
Disc-
Wizard ke drive A dan ketik A:XDM. Kemudian tekan tombol
ENTER.
5. Ikuti instruksi yang ada di Disk Manager untuk meng-install dan
memformat harddisk.
6. Setelah program Disk Manager selesai dijalankan, booting kembali
komputer.
Kasus:
Pada DOS muncul pesan kesalahan “Disk Boot Failure,” “Non-System Disk”
atau “No ROM Basic - SYSTEM HALTED”.
Solusi:
1. Install kembali file sistem DOS menggunakan utility DOS SYS.
2. Cek semua kabel yang terpasang pada motherboard.
3. Gunakan FDISK untuk melihat apakah partisi primer (biasanya diatur
untuk hard disk dan digunakan untuk booting pertama kali)
sudah aktif
atau belum.
4. Cek apakah hard disk terkena virus atau tidak, dengan menggunakan
anti virus.
Kasus:
Pada sistem muncul pesan kesalahan: “HDD Controller failure”.
Solusi:
Amati dan perhatikan jumper pada harddisk sudah benar atau belum. Kalau belum
segera masukkan sesuai dengan urutannya.
Kasus:
Ketika menghidupkan komputer. Pada waktu menghidupkan komputer, layar monitor
tetap hitam dan tidak berubah.
Solusi:
1. Pastikan kabel monitor sudah terpasang di casing komputer dan power
monitor sudah dihidupkan.
2. Pastikan kabel dari VGA Card sudah
terpasang di slot pada casing komputer dengan benar dan masuk ke slot pada
monitor dengan baik.
3. Restart
kembali komputer.
Komputer tidak mau menyala saat tombol power pada casing ditekan.
Pengecekan :
1.
Memeriksa kelistrikan
-
Periksa semua jaringan listrik.
Apakah kabel power suply sudah terpasang dengan baik
-
Jika anda menggunakan UPS (Uniterruptable
Power Suplay) dan stabilizer AVR (Automated Voltage Regulator), pastikan semua
dalam posisi on dan dapat berfungsi dengan baik.
2.
Pengecekan komponen Komputer
-
Pastiakan kabel power yang terpasang ke soket power
pada mainboard terpasang dengan baik. Coba anda tekan-tekan konektor power yang
terpasang ke soket power suply.
-
Caranya Cek Power Supply ATX :
·
Siapkan power supply yang akan dicek
·
Siapkan clip kertas yang telah
diluruskan
·
Cari kabel yang berwarna hijau dan
hitam, kemudian hubungkan dengan menggunakan klip kertas tersebut.
·
Colokkan kabel powernya ke listrik
PLN.
·
Kalau Kipas Power Suplly berputar
berarti power supply nyala dan sebaliknya.
Akan tetapi Kipas Power
Suplly berputar belum tentu menandakan bahwa power supply itu bagus, karena ada
banyak kasus power supply ATX itu mengalami arus/daya drop sehingga ketika
disambungkan ke mainboard dan di bebani dengan harddisk, Komputer tetap tidak
nyala / mati tapi kondisi fan masih berputar. Kondisi inilah yang dinamakan
Power Supply Ngedrop.
Jika tidak mau hidup juga, pastikan
semua kabel yang terhubung ke tombol power pada casing telah terpasang dengan
benar pada konektor pinnya di motherboard.
Pastikan power suply memang dalam
keadaan hidup, dengan melakukan pengetesan pada Komputer/CPU lain.
Jika ternyata power suply dalam
keadaan baik (me lalui pengetesan)dan semua kebel sudah benar, yang perlu
diperiksa adalah motherboard dan prosesor. Coba pasangkan prosesor anda pada
komputer lain yang sejenis dengan komputer anda. Perhatikan apakah komputer/CPU
dapat dihidupkan? Jika CPU tersebut dapat hidup, berarti kerusakan hanya pada
motherboard. Namun jika memang tidak dapat hidup, berarti prosesor mengalami
kerusakan.
Biasanya hal seperti ini diakibatkan
oleh kerusakan pada komponen pada motherboard yang bersangkutan denga catu
daya. Untuk permasalahan seperti ini sebaiknya serahkan pada teknisi yang sudah
ahli.